10 Jenis Makanan Penyebab Migrain

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang terkena migrain, termasuk apa yang anda makan dan minum setiap harinya. Menurut Yayasan Penelitian Migrain di Amerika Serikat, resiko terkena migrain bisa semakin meningkat jika anda mengkonsumsi makanan dan minuman yang menjadi penyebab migrain sekaligus memiliki pola hidup yang tidak sehat.

Penyebab Migrain

Tetapi setiap orang memiliki reaksi tubuh yang berbeda terhadap makanan, sehingga membuat para peneliti merasa kesulitan dalam menyimpulkan makanan apa saja yang dapat menyebabkan migrain secara keseluruhan. 
Meskipun tidak akan berdampak kepada semua orang, tetapi para peneliti juga telah menemukan setidaknya beberapa makanan yang “pada umumnya” bisa menyebabkan seseorang terkena migrain, karena disebabkan oleh kandungan tertentu di dalam makanan tersebut. 
Adapun beberapa makanan penyebab migrain sudah kami uraikan di bawah ini secara gamblang.  

1. Kafein

Meskipun pada dasarnya kafein dapat dijadikan sebagai obat sakit kepala dan migrain, tetapi dosisnya yang terlalu banyak malah akan membuat anda ketagihan. Saat tubuh anda tidak mendapatkan kafein akibat ketergantungan tersebut, maka akan memicu sakit kepala.

Tetapi jika dikonsumsi secara wajar, kafein tentunya memiliki berbagai macam keuntungan untuk tubuh anda, terutama membantu untuk mampu tetap terjaga dan waspada. Bahkan di beberapa jenis merk obat-obatan sakit kepala yang dijual di warung, memasukan zat kafein ke dalamnya.

Beberapa jenis makanan yang mengandung kafein di antaranya kopi, teh, dan coklat. Kopi memiliki kandungan kafein yang paling tinggi diantara jenis makanan lainnya. 

2. Pemanis Buatan

Banyak diantara makanan terproses mengandung pemanis buatan. Biasanya pemanis buatan ini digunakan sebagai pengganti gula alternatif bagi mereka yang tengah menderita kondisi gula darah. 

Tetapi efek samping dari jenis pemanis ini bisa menyebabkan anda terkena migrain. Bahkan menurut Mayo Clinic menjelaskan bahwa aspartame – salah satu jenis pemanis buatan yang umum sekali terdapat dalam makanan olahan – lebih cenderung memicu migrain terhadap siapa saja yang memakannya.

3. Alkokol

Alkohol juga merupakan salah satu minuman paling umum membuat seseorang terkena migrain. Terutama wine merah dan bir telah terbukti bisa memicu migrain sekitar 25% dari orang-orang yang suka mengalami migrain dari waktu ke waktu. 

Terlebih lagi, kandungan alkohol dalam minuman keras tersebut bisa menyebabkan anda terkena dehidrasi, yang merupakan salah satu kontributor paling signifikan seseorang terkena atau mengembangkan sakit kepala. 

Oleh karena hal inilah, selain minuman beralkohol dapat menyebabkan anda terkena sakit kepala, juga dapat membuat migrain anda semakin sulit untuk diobati, dan beresiko menimbulkan gejala lebih sering daripada biasanya.

4. Coklat

Makanan yang seringkali dipuja-puja oleh kaum wanita ini sayangnya bisa membuat anda beresiko terkena serangan sakit kepala. Menurut American Migrain Foundation, coklat bahkan diduga menjadi jenis makanan pemicu migrain kedua setelah alkohol.

Makanan ini bisa mempengaruhi sekitar 22 persen orang-orang yang telah menderita migrain sebelumnya. Selain dikarenakan adanya kandungan kafein di dalamnya, coklat juga memiliki beta-phenylethylamine, yang menjadi salah satu zat pemicu sakit kepala pada kebanyakan orang. 

5. Makanan yang Mengandung MSG (Micin)

Monosodium Glutamat (MSG) merupakan asam glutamik yang secara alami diproduksi oleh tubuh seseorang. Tetapi seringkali banyak orang mencampurkannya juga dengan makanan agar mendapatkan cita rasa yang lebih gurih dan lezat. Beberapa makanan yang adiktif dan terproses, terutama junk food, biasanya memasukan MSG dengan kadar yang sangat tinggi.

Meksipun MSG sudah diteliti dan aman untuk dikonsumsi, tetapi sayangnya masih memiliki efek samping seperti menjadi penyebab migrain. American Migrain Foundation bahkan mencatat bahwa micin dapat mempengaruhi setidaknya 10 hingga 15 persen orang-orang yang telah terkena migrain sebelumnya. 

6. Daging yang Diawetkan

Daging yang diawetkan seperti daging deli, ham, hot dogs, dan sosis, semuanya mengandung bahan pengawet yang kita sebut sebagai nitrat, dimana berfungsi dalam mempertahankan warna dan rasa dari makanan itu sendiri. 
Meskipun sangat lezat, tetapi jenis makanan ini bisa melepaskan oksida nitrat ke dalam darah anda, yang kemudian dipercaya akan melebarkan pembuluh darah di otak anda. Untuk alasan inilah, daging yang diawetkan sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi jika anda selalu mengalami migrain dari waktu ke waktu. 

7. Keju Tua

Keju tua atau Aged Cheese mengandung sebuah zat yang disebut sebagai tiramin. Zat ini terbentuk ketika makanan mengalami penuaan yang menyebabkan pemecahan pada protein. Semakin lama keju dituakan, maka akan semakin tinggi konsentrasi tiramin di dalamnya. 
Meksipun keju tua sudah banyak digunakan di dalam berbagai jenis makanan dan terasa lezat, tetapi sayangnya kandungan tiramin di dalamnya sudah dikaitkan sebagai salah satu penyebab migrain. Beberapa jenis keju lainnya yang mengandung tiramin diantaranya feta, keju biru, dan keju parmesan.

8. Acar dan Fermentasi

Sama halnya seperti keju tua, acar dan makanan fermentasi juga mengandung kadar tinggi akan tiramin. Bahkan makanan fermentasi yang disebut Kombucha juga mengandung alkohol yang bisa menjadi serangan ganda sebagai pemicu gejala migrain.

9. Makanan Beku

Hindarilah mengkonsumsi makanan beku termasuk es serut dan es krim terlalu cepat ketika cuaca panas, karena bisa menyebabkan brain freeze, atau sakit kepala sesaat setelah mengkonsumsinya. 

Meskipun tidak terlalu berbahaya, tetapi rasa sakitnya bisa sangat terasa menusuk di area kepala anda. Selain karena cuaca, hindari juga mengkonsumsi makanan beku setelah berolahraga atau ketika tubuh sedang dalam kondisi overheat.

10. Makanan Asin

Beberapa jenis makanan asin, terutama makanan olahan yang diawetkan dengan cara diasinkan mengandung bahan pengawet yang sangatlah berbahaya untuk tubuh anda, sehingga bisa memicu sakit kepala dan migrain terhadap beberapa orang yang mengkonsumsinya.
Hal ini disebabkan oleh kandungan sodium dalam makanan tersebut. Mendapatkan asupan sodium dalam jumlah besar dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu sakit kepala dan migrain. Sehingga tak jarang juga seseorang yang doyan mengkonsumsi ikan asin cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi dan bisa membayakan jika dibiarkan. 

Pencegahan Migrain

Seperti yang disebutkan di awal-awal artikel ini bahwa penyebab migrain bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu makanan dan pola hidup, ataupun gabungan dari keduanya. Maka tidak menutup kemungkinan anda masih mengalami sakit migrain sekalipun sudah menghindari jenis-jenis makanan di atas, tetapi masih menjalani pola hidup yang tidak menyehatkan. 

Migrain sendiri bisa sangat menyakitkan dan mempengaruhi aktivitas kehidupan anda sehari-hari. Tetapi untungnya, masih terdapat beberapa perubahan pola hidup yang dapat mencegah migrain menghampiri anda. Beberapa diantaranya adalah:
Makan teratur dan jangan pernah melewatkan jam makan.
Batasi asupan kafein anda.
Tidur yang cukup, artinya tidak kelebihan ataupun kekurangan. 
Kurangi stres anda dengan melakukan yoga, mindfulness, ataupun meditasi. 
Batasi waktu anda melihat sesuatu yang terang, termasuk sinar matahari ataupun layar TV dan gadget anda. Cahaya terang dari sinar matahari dapat menyebabkan anda terkena migrain sensorik.
Kurangi kadar jenis-jenis makanan yang telah kami susun di atas, atau bila perlu hindari secara total dan dapatkan alternatif penggantinya jika ada.

Post a Comment